shinegreen

Buat yang laki, biarkan jenggot lw tumbuh

In Al Islam on Maret 12, 2009 at 4:40 pm

Disusun oleh: Anas Al Amin
Dimuroja’ah oleh: Rizki Amipon Dasa

Gw nulis ni artikel, karena gw rasa penting banget buat lw semua pada tw!!! Umumnya orang-orang atau mungkin termasuk lw sering nganggap jenggot tu norak, kaya kambing, gak gaul, dan apalah sebutan yang lain yang bikin telinga gw geli dengernya sekaligus jengkel. Atau juga sebaian lw semua dah pada tw klaw jenggot tu emang sunnah Rosululloh Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, tapi lw nganggap sunnah dalam hal ini diambil dari istilah fiqh, yaitu perbuatan yang mendapat pahala jika dilakukan, dan tidak berdosa jika ditinggalkan. Tapi sunnah adalah apa yang datang dari Nabi baik berupa syari’at, agama, petunjuk yang lahir maupun yang batin, kemudian dilakukan oleh sahabat, tabi’in dan pengikutnya sampai hari kiamat.

Tapi yang musti lw tau sebenarnya miara tu jenggot wajib bwt lw semua yang laki, gw gak asal ngomong!!!

Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dalam shahih keduanya dan juga selain mereka: Dari Nafi’ dan Ibnu Umar radliyallahu ‘anhuma berkata bahwasanya bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, “Bedakanlah kalian dengan orang-orang musyrik, yaitu banyakkanlah jenggotmu dan pangkaslah kumismu.”

Diriwayatkan juga oleh keduanya dari Abdullah bin Umar radliyallahu ‘anhuma : “Pangkaslah kumis kalian dan biarkan jenggot kalian tumbuh.” Dalam suatu riwayat lain : “Cukurlah kumis kalian dan biarkan tumbuh jenggot kalian.”

Adapun perintah untuk menyelisihi orang-orang musyrik sebagaimana dijelaskan oleh hadits dari Abi Hurairah radliyallahu ‘anhu :

“Sesungguhnya orang musyrik itu, mereka membiarkan kumis mereka tumbuh dan mencukur jenggot mereka. Maka bedakanlah dengan mereka yaitu biarkanlah jenggot kalian tumbuh dan cukurlah kumis kalian.” (Diriwayatkan oleh Al Bazzar dengan sanad yang hasan)

Dari Abu Hurairah juga diriwayatkan oleh Muslim :

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda : “ Selisihilah orang-orang Majusi, karena sesungguhnya mereka (orang-orang Majusi) memendekkan jenggot dan memanjangkan kumisnya.”

Ibnu Hibban meriwayatkan dari Ibnu Umar radliyallahu ‘anhu, dia berkata :

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam telah menyebutkan tentang orang-orang Majusi. Beliau bersabda : “Sesungguhnya mereka memanjangkan kumis dan mencukur jenggot maka bedakanlah kalian dengan mereka.” Lalu beliau (Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam) menampakkan pemotongan kumisnya kepadaku (Ibnu Umar).

Dari Abi Hurairah radliyallahu ‘anhu berkata : Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam : “Termasuk fitrah Islam, memotong kumis dan membiarkan jenggot tumbuh. Sesungguhnya orang-orang Majusi membiarkan kumisnya dan mencukur jenggotnya. Maka selisihilah mereka, yaitu pangkaslah kumis kalian dan biarkanlah tumbuh jenggot kalian.”

Di dalam Shahih Muslim dari Ibnu Umar radliyallahu ‘anhuma dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam sesungguhnya beliau bersabda: “Kami diperintah untuk memangkas kumis dan membiarkan tumbuh jenggot.”

Diriwayatkan pula oleh Muslim dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu, bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam :“Potonglah kumis kalian dan panjangkanlah/biarkanlah jenggot kalian.”

Dalam dalil-dalil tadi Rasululloh menggunakan kata kerja perintah (fi’il amr), kepada mustahab (tidak wajib). dalam kaidah ushul fiqh hukum asal perintah adalah wajib kecuali ada dalil yang memalingkan dari hukum wajib. Akan tetapi dalam kasus ini tidak ditemukan dalil yang memalingkannya dari hukum wajib ke mustahab sehingga kesimpulannya hukum memelihara jenggot adalah wajib.

Lalu bagaimanakah jawaban dengan perkataan orang: “jikalau tujuan memanjangkan jenggot itu untuk menyelisihi orang kafir, sedangkan orang kafir banyak yang berjenggot berarti wajibnya memanjangkan jenggot tidak berlaku lagi?” kita katakan sebab wajibnya memanjangkan jenggot bukanlah sebab tunggal, yaitu hanya untuk menyelisihi orang kafir. Akan tetapi memiliki beberapa sebab:

1. Karena sunnatul fitroh

2. Jika memotong jenggot, merupakan mengubah ciptaan Alloh

3. Supaya tidak menyerupai wanita

4. Menyelishi orang-orang kafir

maka dengan hanya gugurnya satu sebab maka tidak bisa menggugurkan wajibnya jenggot. Haruslah gugur semua sebab tadi untuk memalingkan hukum jenggot dari hukum wajib. Dan ulama seperti Ibnu Taimiyah dan Ibnu Hajm mengatakan wajibnya memelihara jenggot adalah ijma.

Sekarang kalo lw masih menganggap sepele masalah jenggot, maka sekarang musti lw bertanya ke diri lw sendiri!!!!!!!!! Siapa gw yang berani meninggalkan ajaran rosululloh? Lw mesti inget, lw termasuk gw jika dibandingin dengan rosululloh, para sahabat, dan para ulama. Kta tuh gak ada apa-apanya dihadapan mereka, mereka telah memberi jalan yang terbuka buat kita masuk surga!!!!! Maka masihkah lw befikir kalo jenggot dan sunnah-sunnah Rosululloh Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang lainnya hanya hal sepele yang boleh ditinggalkan dalam syari’at islam????!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: